Memasuki lingkungan pendidikan yang baru bukan sekadar mengenal ruang kelas, guru, dan teman. Bagi peserta didik, masa awal tahun ajaran juga menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan, karakter, serta kesiapan untuk menjalani proses pendidikan.
Semangat tersebut terlihat dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dan Masa Ta'aruf Siswa Madrasah di lingkungan Yayasan Asshodiqiyah Semarang.
Apel Bersama Seluruh Satuan Pendidikan
Pada penutupan rangkaian MPLS dan Matsama tahun ajaran 2024/2025, seluruh unsur pendidikan di lingkungan yayasan berkumpul dalam apel yang diselenggarakan di halaman Pondok Pesantren Asshodiqiyah. Kegiatan diikuti unsur pendidikan dari jenjang SD, SMP, MTs, SMK, dan MA bersama para guru serta pengelola pendidikan.
Dalam kegiatan tersebut, nilai disiplin, kekompakan, kebersamaan, tanggung jawab, dan semangat menuntut ilmu menjadi beberapa pesan utama yang disampaikan kepada peserta didik.
Nilai-nilai tersebut menjadi penting karena pendidikan tidak berhenti pada pencapaian akademik. Siswa juga perlu belajar membangun kebiasaan yang akan membantu mereka dalam kehidupan sehari-hari: datang dengan tertib, menghargai sesama, menghormati guru, bertanggung jawab terhadap kewajiban, serta mampu bekerja bersama orang lain.
Pendidikan Karakter Berbasis Pesantren
Sebelumnya, MTs dan MA Asshodiqiyah juga menyelenggarakan Matsama selama tiga hari pada 16–18 Juli 2024. Kegiatan tersebut diarahkan untuk menguatkan solidaritas, membantu peserta didik mengenal lingkungan pendidikan, serta memberikan ruang bagi pengembangan kompetensi dan minat bakat.
Lingkungan pesantren memberikan dimensi tambahan dalam proses tersebut. Belajar tidak hanya berlangsung ketika guru menyampaikan pelajaran di kelas. Kehidupan bersama, aktivitas keagamaan, hubungan antara santri dan guru, serta berbagai kegiatan sehari-hari turut menjadi proses pendidikan.
Melalui proses pendidikan yang berlangsung dari ruang kelas hingga kehidupan pesantren, Asshodiqiyah berupaya membentuk peserta didik yang bukan hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter dan kesiapan untuk berkontribusi di tengah masyarakat.