SEMARANG — Suasana penuh keakraban dan kebersamaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FK-KBIHU) Jawa Tengah sekaligus Silaturahmi Ulama dan Umaro yang digelar di Kompleks Pondok Pesantren Asshodiqiyah, Kaligawe, Kota Semarang, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi, membangun ukhuwah Islamiyah, sekaligus memperkuat komunikasi dan sinergi antara para ulama, pengelola KBIHU, dan unsur pemerintahan dalam penyelenggaraan pelayanan ibadah haji dan umrah.
Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Dr. H. Sudaryono, B.Eng., M.M., M.B.A., Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, serta Dr. H. Dahnil Anzar Simanjuntak, S.E., M.E., Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia.
Turut hadir pula Dr. (H.C.) KH. Shodiq Hamzah, Ketua DPW FK-KBIHU Jawa Tengah sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Asshodiqiyah. Kehadiran para tokoh tersebut semakin menegaskan pentingnya ruang dialog dan silaturahmi antara ulama dan umaro dalam membangun kemaslahatan umat.
Memperkuat Sinergi Ulama dan Umaro
Halal bihalal tidak sekadar menjadi tradisi setelah Ramadan dan Idulfitri, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan kelembagaan dan komunikasi antarpihak yang memiliki perhatian terhadap pelayanan umat, khususnya dalam bidang haji dan umrah.
Forum tersebut menjadi kesempatan bagi para pengurus dan pengelola KBIHU di Jawa Tengah untuk bersilaturahmi, bertukar pandangan, sekaligus membangun koordinasi dalam menghadapi berbagai dinamika penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.
Sinergi antara ulama dan pemerintah dinilai memiliki peran strategis. Para ulama dan KBIHU memiliki kedekatan langsung dengan jamaah dalam memberikan pembinaan dan pendampingan, sementara pemerintah memiliki tanggung jawab dalam memastikan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah berjalan dengan baik, tertib, aman, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Ponpes Asshodiqiyah Jadi Ruang Silaturahmi
Dipilihnya Pondok Pesantren Asshodiqiyah sebagai tempat pelaksanaan kegiatan turut memberikan makna tersendiri. Sebagai lembaga pendidikan dan dakwah Islam, pesantren menjadi ruang yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat pembelajaran keagamaan, tetapi juga sebagai tempat bertemunya berbagai elemen masyarakat dalam membangun kemaslahatan bersama.
Bagi Pondok Pesantren Asshodiqiyah, kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar untuk terus membangun tradisi silaturahmi dan kolaborasi antara pesantren, ulama, pemerintah, serta masyarakat.
Silaturahmi ulama dan umaro diharapkan tidak berhenti pada momentum halal bihalal, tetapi dapat terus berkembang menjadi kerja sama yang konkret dalam memberikan pelayanan terbaik kepada umat.
Dengan semangat ukhuwah, kebersamaan, dan sinergi, kegiatan Halal Bihalal FK-KBIHU Jawa Tengah menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendampingi dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi jamaah haji dan umrah di Jawa Tengah.
Dari pesantren, silaturahmi dirawat; dari sinergi ulama dan umaro, pelayanan umat diperkuat.